Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

TIME NEWS INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:23 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Alwashliyah (PP GPA) menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, atas komitmen dan kerja keras jajaran Kementerian PU dalam menuntaskan pembangunan infrastruktur strategis nasional.
Apresiasi ini disampaikan menyusul langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang meresmikan 5 bendungan besar secara serentak, berpusat di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kelima bendungan tersebut meliputi Bendungan Meninting (NTB), Bendungan Jlantah (Jawa Tengah), Bendungan Sidan (Bali), Bendungan Keureuto (Aceh), dan Bendungan Rukoh (Aceh).

Sekretaris Jenderal PP GPA, H. Saibal Putra, menyatakan bahwa rampungnya megaproyek senilai Rp9,79 triliun ini merupakan bukti nyata akselerasi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat bawah, khususnya petani dan masyarakat daerah.
“Kami dari Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Alwashliyah melihat langkah Menteri PU Dody Hanggodo dalam mengawal proyek ini adalah sebuah prestasi besar. Peresmian lima bendungan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan peletakan pondasi emas untuk mewujudkan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam hal swasembada pangan, ketahanan air, dan kemandirian energi nasional,” ujar H. Saibal Putra dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.
Saibal menekankan beberapa poin krusial yang menjadi catatan positif PP GPA terhadap dampak peresmian 5 bendungan tersebut:
• Sektor Pertanian & Kedaulatan Pangan: Kemampuan mengairi lahan irigasi hingga 40.000 hektare dan potensi peningkatan produksi padi hingga 720.000 ton per tahun akan langsung meroketkan kesejahteraan petani, termasuk warga Alwashliyah yang mayoritas bergerak di sektor penunjang pangan di berbagai daerah.
• Pemerataan Kebutuhan Dasar: Pasokan air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik dan reduksi banjir hingga ratusan hektare menjawab tantangan iklim dan pemenuhan hak dasar rakyat atas air bersih.
• Transisi Energi Hijau: Potensi energi bersih dari PLTA dan PLTS terapung di bendungan tersebut menunjukkan bahwa Kementerian PU jeli melihat masa depan energi Indonesia yang ramah lingkungan.
Di akhir penyataannya, H. Saibal Putra juga menegaskan komitmen Gerakan Pemuda Alwashliyah untuk mengawal dan membantu mengedukasi masyarakat agar ikut menjaga aset strategis nasional ini.
“Pemuda Alwashliyah di seluruh pelosok tanah air siap bersinergi dan mengawal dampak positif dari pembangunan ini. Kami berharap Kementerian PU di bawah kepemimpinan Bapak Dody Hanggodo terus konsisten melahirkan infrastruktur yang inklusif, berdampak langsung pada ekonomi umat, dan memperkokoh ketahanan bangsa di segala lini,” pungkasnya. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Aktivitas Mualem di Malaysia Tuai Sorotan, Warga: Siapa Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan?
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Kapolri Berantas PETI dan Kejahatan Lingkungan di Sumbar, Dugaan Keterkaitan Kelangkaan Solar Diminta Diusut Tuntas
Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah
FPII Tantang Presiden Prabowo Buka-Bukaan : Siapa dan Jurnalis Mana yang Beliau Maksud Penghianat Bangsa dan Antek Asing!!
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Kritik Keras PW GP Al Washliyah : Mengapa Eks Jampidsus Tidak Diborgol dan Tidak Memakai Rompi Tahanan?
Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah DKI Beri Apresiasi Tinggi
Horor Antrian BBM Sudah Terjadi Dimana Mana Menjadi Dilema Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:49 WIB

Warga Tolak Tower, BPD Bongancina Surati Pemda

Selasa, 22 September 2026 - 16:42 WIB

*Buleleng, Bali* – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bongancina I Dewa Ketut Darmawan Dhana Putra, S.T., meminta pembangunan menara telekomunikasi di Desa Bongancina, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, ditunda atau dihentikan. Permintaan itu disampaikan BPD setelah PBG tower terbit, sementara sejumlah persoalan terkait warga terdampak dan proses pembangunan belum tuntas.

Selasa, 22 September 2026 - 15:38 WIB

HUT Lalu Lintas ke-71, Satlantas Polres Batu Bara Raih Dua Penghargaan Polda Sumut

Selasa, 22 September 2026 - 14:32 WIB

Coba kabur bawa sabu 4,48gram, IH disergap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

Selasa, 22 September 2026 - 14:06 WIB

Bupati Batu Bara Bahas Penguatan Pengelolaan Zakat Bersama Kemenag dan Baznas*

Selasa, 22 September 2026 - 13:36 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Gelar Penyuluhan Keselamatan Lalu Lintas di Jalan Lintas Sidamanik

Selasa, 22 September 2026 - 13:28 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Hadirkan Samsat Keliling di Jalan Malanthon, Permudah Pengesahan STNK Warga

Selasa, 22 September 2026 - 13:01 WIB

GM Pujakesuma Resmi Mandiri Dan Danu Prayitno Ketua Umum, Dedi Tano Sekjen Dan Titik Anggriyani Bendahara Umum

Berita Terbaru

DAERAH

Warga Tolak Tower, BPD Bongancina Surati Pemda

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:49 WIB